⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: CNN Indonesia · Detik · Kompas
Detik menekankan keterlibatan Andri Mulyono dalam kasus korupsi markup harga motor listrik. Kompas menyoroti proses hukum terhadap Dadan Hindayana dan dua tersangka lainnya. CNN Indonesia melihat sisi pragmatis dengan duduk antara opsi motor konvensional dan dugaan korupsi. Penekanan utama terletak pada cara masing-masing sumber menganggap urgensi proyek motor listrik dalam konteks korupsi, dengan detik dan kompas lebih menekankan permasalahan hukum, sementara CNN berfokus pada dampak praktis terhadap masyarakat.
Pengadaan motor listrik oleh BGN terjerat kasus dugaan mark up. Dadan dan dua wakilnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung.
Motor listrik yang dibeli BGN pada era Dadan Hindayana menghadapi masalah korupsi. Ini mempengaruhi nasib 21.801 unit motor yang dipesan.
Dadan Hindayana ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan motor listrik MBG. Dadan diduga melakukan mark-up harga motor listrik yang telah dibayarkan dan dirakit.
Motor listrik BGN yang diadakan pada masa Dadan Hindayana terlibat dalam dugaan korupsi. Sekitar Rp 200 miliar diduga telah dimarkup dari anggaran.
Pengadaan motor listrik oleh BGN di era Dadan Hindayana menjadi sorotan setelah dia dipecat karena kasus korupsi. Nasib motor listrik kini jadi perhatian Kepala BGN baru.
Pengadaan 21.801 motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis tetap berlanjut meski ada dugaan markup harga. Keputusan penggunaan motor listrik tergantung pada pimpinan BGN.
Proyek pengadaan motor listrik BGN sebanyak 21.801 unit terindikasi korupsi dan belum dirakit semua. Kendaraan sudah dibayar, tetapi proses perakitan masih berlangsung.
Proyek pengadaan motor listrik BGN senilai Rp1 triliun tetap dilanjutkan meskipun terindikasi korupsi. Proses perakitan motor masih berlangsung.
Dudung menilai gaji petugas SPPG cukup untuk mencicil motor. Nasib motor listrik yang terindikasi korupsi akan dibahas lebih lanjut.
Pengadaan motor listrik oleh BGN di bawah Dadan Hindayana terindikasi mark up. Dadan dan dua tersangka lainnya kini menghadapi tuntutan hukum.
Kejaksaan Agung menetapkan Andri Mulyono sebagai tersangka korupsi terkait markup harga motor listrik. Perusahaan tidak memenuhi syarat sebagai vendor pengadaan.