Cadangan Devisa RI Makin Turun ke 144,9 Miliar Dollar AS
⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: CNBC Indonesia · Detik · Kompas
Detik menekankan penurunan cadangan devisa Indonesia akibat pembayaran utang dan penerimaan pajak. CNBC menyoroti ketidakmerataan dampak tekanan global yang menyebabkan Indonesia menderita dibanding negara Asia lain. Kompas pertama menekankan pelemahan nilai tukar rupiah yang disebabkan oleh kekhawatiran belanja pemerintah, sedangkan dalam berita kedua, mereka menekankan stabilitas ekonomi meski ada penurunan cadangan devisa. Perbedaan utama terletak pada fokus masing-masing sumber terhadap penyebab penurunan dan dampak terhadap ekonomi.
Cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 tercatat turun menjadi 144,9 miliar dollar AS. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tetap dapat mendukung stabilitas ekonomi.
Cadangan devisa Indonesia turun menjadi US$ 144,9 miliar pada Mei 2026. Penurunan ini disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri dan penerimaan pajak.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp 18.188 per dollar AS akibat kekhawatiran pasar terhadap belanja pemerintah dan tekanan eksternal yang meningkat.
Cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan, sementara beberapa negara Asia lainnya justru berhasil meningkatkan cadangan mereka. Ini menunjukkan ketidakmerataan dampak tekanan global.
- →Pengelompokan & perbandingan framing dihasilkan otomatis (kemiripan makna + AI) dan dapat mengandung kesalahan — gunakan sebagai titik awal, baca artikel aslinya.