⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas
Kompas menekankan potensi gangguan terhadap fokus pemerintahan akibat dorongan untuk mendukung Prabowo-Gibran, sementara Detik melaporkan bahwa Jokowi meminta dukungan untuk Prabowo-Gibran sambil menyoroti ketidakperhatian Demokrat terhadap pemilu yang masih lama. Perbedaan utama terletak pada fokus Kompas pada dampak kebijakan terhadap pemerintahan, sedangkan Detik lebih menyoroti dinamika partai dan waktu pemilu.
Jokowi meminta PSI mendukung Prabowo-Gibran selama dua periode. AHY menyatakan pemilu 2029 masih jauh dan Demokrat fokus pada isu domestik.
PKB menilai dorongan untuk mendukung Prabowo-Gibran 2 periode bisa mengganggu fokus pemerintahan. Saat ini, masyarakat lebih ingin program-program yang ada terlaksana.