⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: Detik · Kompas
Detik menekankan kecemasan warga Mataram terkait pertanyaan sensus yang dianggap pribadi, sementara Kompas menyoroti munculnya narasi negatif di media sosial yang mengklaim sensus bertujuan untuk meningkatkan pajak. Berbagai artikel di Kompas juga menekankan penjelasan BPS mengenai kerahasiaan data dan tantangan yang dihadapi petugas di lapangan. Perbedaan utama terletak pada fokus Detik yang lebih kepada reaksi masyarakat dan ketidaknyamanan, sedangkan Kompas berkonsentrasi pada klarifikasi dan situasi di lapangan.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Jakarta Barat menyisakan banyak cerita dari para petugas yang terjun langsung ke lapangan. Berbagai penolakan dan ketidakpercayaan warga harus mereka hadapi, bahkan hingga dituding sebagai sebagai penipu bermodus sensus. Ahmad Munajat…
Petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta Barat, Mohammad Fathur Al Faqih (23), mengaku kerap menghadapi penolakan keras hingga dimarahi warga saat menanyakan rincian nominal gaji atau pendapatan keluarga. Mahasiswa semester akhir itu mengatakan, warga seketika bersikap…
Para petugas Sensus Ekonomi 2026 kerap menghadapi penolakan saat melakukan pendataan dari pintu ke pintu. Mereka tidak jarang disambut dengan wajah sinis hingga kecurigaan dari warga. Maraknya narasi hoaks di media sosial disebut membuat tingkat kepercayaan masyarakat…
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) dari rumah ke rumah tidak selalu berjalan mulus. Di lapangan, petugas kerap menghadapi penolakan, kecurigaan, hingga dimarahi warga ketika mengajukan pertanyaan terkait pendapatan, pengeluaran, maupun…
Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan seluruh data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 hanya digunakan untuk kepentingan statistik dan dijamin kerahasiaannya. KepalaBPSAmalia Adininggar Widyasanti mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir memberikan data kepada petugas…
Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan seluruh data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 hanya digunakan untuk kepentingan statistik dan dijamin kerahasiaannya. Penegasan ini disampaikan menyusul masih adanya penolakan dan keraguan sebagian masyarakat yang mengira…
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini. Narasi penolakan terhadap Sensus Ekonomi 2026 bermunculan di media sosial. Sensus diklaim sebagai upaya pemerintah mencari celah untuk menaikkan pajak. Namun, berdasarkan penelusuran…
Warga Mataram cemas dengan pertanyaan sensus yang bersifat pribadi. BPS memastikan data sensus dilindungi oleh hukum dan penting untuk kebijakan pemerintah.