⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas
Kompas menekankan pentingnya kepatuhan pada aturan hukum dalam unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa, sementara Detik lebih fokus pada tuntutan konkret mahasiswa agar militer tidak terlibat dalam pemerintahan dan kembali ke fungsi semula. Perbedaan utama antara kedua sumber terletak pada perspektif mereka; Kompas menyoroti aspek hukum dan etika unjuk rasa, sedangkan Detik lebih menekankan pada agenda politik dan peran militer dalam konteks sipil.
Puluhan mahasiswa GMNI menggelar unjuk rasa di depan Kodim 0201/Medan. Mereka menuntut militer kembali ke barak dan tidak terlibat dalam pemerintahan.
Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Kodim Medan menyoroti keterlibatan militer dalam hal sipil. Dandim mengingatkan bahwa unjuk rasa harus mengikuti aturan hukum.