⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: Detik · Kompas
Detik menekankan komitmen Menteri Hukum Supratman dalam mendukung pendidikan masyarakat kurang mampu melalui penghibahan tanah, sementara Kompas menyoroti inisiatif pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya tanpa menggunakan dana APBN demi mendukung program prioritas Presiden. Perbedaan utama terletak pada fokus detik yang lebih pada aspek sosial dan bantuan masyarakat, sementara Kompas menekankan aspek inisiatif dan keterkaitan dengan kebijakan pemerintah.
Menteri Hukum Supratman Agtas menginisiasi pembangunan Sekolah Rakyat dengan tanah dari Kementerian Hukum. Ini bertujuan untuk mendukung program prioritas Presiden.
Menteri Hukum Supratman menyatakan akan menghibahkan tanahnya untuk program Sekolah Rakyat di Sulawesi Tengah. Ini sebagai dukungan terhadap pendidikan masyarakat kurang mampu.