⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas
Kompas menekankan harapan Purbaya agar PFII dapat beroperasi tahun ini dengan dukungan investasi dari Danantara. Di sisi lain, Detik menyoroti bahwa APBN hanya akan berfungsi sebagai cadangan, mengisyaratkan ketergantungan pada dana investor. Perbedaan utama antara kedua sumber terletak pada fokus Kompas yang optimis mengenai pelaksanaan proyek, sementara Detik lebih menekankan risiko ketidakcukupan dana dari investor.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan pembangunan PFII akan didanai oleh investor dan Danantara. APBN hanya digunakan jika dana investor tidak mencukupi.
Purbaya menargetkan PFII dapat beroperasi pada 2026 dan berharap bisa dimulai tahun ini dengan dukungan investasi dari Danantara. Peraturan pelaksana sedang disiapkan.