⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: Detik · Kompas · Liputan6
Liputan6 menekankan bahwa penguatan rupiah didukung oleh peningkatan cadangan devisa, meski ada tekanan eksternal. Detik menyoroti bahwa penguatan dolar AS terhadap rupiah disebabkan oleh sentimen negatif domestik dan internasional. Kompas mencatat kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi penurunan cadangan devisa meski ada penguatan nilai rupiah. Perbedaan utama terletak pada fokus masing-masing media: Liputan6 mengedepankan stabilitas, Detik menonjolkan sentimen negatif, dan Kompas menggarisbawahi kekhawatiran pasar.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS bergerak melemah terbatas pada perdagangan Senin (29/6/2026). Pelaku pasar menunggu rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menjadi sentimen utama. "Rupiahpada perdagangan hari ini…
Liputan6.com, Jakarta -Nilai tukar rupiahterhadapdolar Amerika Serikat(AS) dibuka menguat pada Senin, (29/6/2026). Analis prediksi,rupiahakan lesu awal pekan ini yang dipicu antisipasi rilisdata ekonomiAS. MengutipAntara, rupiah dibuka menguat 63 poin atau 0,35% menjadi 17.859…
Liputan6.com, Jakarta -Nilai tukar rupiahdiperkirakan kembali menguat pada perdagangan Selasa (30/6/2026), meski pada pembukaan pasar sempat bergerak melemah. Penguatanrupiahdiproyeksikan didorong membaiknya selera risiko (risk appetite) investor terhadap aset di negara…
Nilai tukar rupiah mengalami penurunan terhadap dolar AS pada Rabu, seiring keluarnya dana asing dari pasar saham. Investor asing mencatatkan net sell yang signifikan.
Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS akibat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Analis memperkirakan rupiah masih tertekan oleh faktor ini.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.978 per dolar AS seiring ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Pelaku pasar menantikan rilis data ketenagakerjaan AS.
Nilai tukar rupiah melemah hampir mencapai Rp 18.000. Defisit neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 menjadi penyebab utama tekanan ini.
Rupiah menguat menjadi 17.950 per dolar AS seiring melemahnya data pekerjaan di AS. Namun, penguatan ini diperkirakan tidak signifikan.
Nilai tukar rupiah diperkirakan menguat dalam perdagangan pekan depan. Sentimen eksternal memengaruhi fluktuasi pergerakan mata uang.
Nilai tukar rupiah diprediksi fluktuatif namun berpotensi menguat. Risiko geopolitik masih menjadi perhatian investor.
Nilai tukar rupiah melemah ke 17.992 per dolar AS. Namun, penguatan rupiah masih mungkin terjadi seiring optimisme investor.
Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS, dengan beberapa bank mematok kurs jual di atas Rp 18.000. Pelaku pasar khawatir cadangan devisa Indonesia menurun.
Rupiah menguat terhadap dollar AS tetapi bank masih menjual dollar di atas Rp 18.000. Sentimen positif ada, tetapi penguatan rupiah belum cukup kuat.
Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS, sementara cadangan devisa Indonesia mengalami peningkatan. Investor masih menantikan data kepercayaan konsumen.
Nilai tukar dolar AS menguat terhadap rupiah, mencapai Rp 18.100. Penurunan rupiah disebabkan oleh sentimen negatif dari domestik dan internasional.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah akibat meningkatnya permintaan terhadap dolar. Fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga.
Rupiah menguat terhadap dolar AS didukung oleh peningkatan cadangan devisa. Stabilitas nilai tukar diyakini dapat terjaga meski ada tekanan eksternal.