⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas
Kompas menekankan keluhan investor terkait mandeknya proyek kereta gantung di Danau Toba yang disebabkan masalah regulasi dan sertifikasi lahan. Detik menekankan keluhan pengusaha Hisar Gurning yang terhambat oleh proses administrasi dalam pembangunan kawasan wisata di lokasi yang sama. Perbedaan utama terletak pada fokus sumber: Kompas lebih menyoroti aspek investor dan masalah regulasi, sedangkan Detik menyoroti pengalaman pengusaha dan hambatan izin dalam konteks pembangunan wisata.
Pengusaha Hisar Gurning mengeluhkan kendala perizinan dalam membangun kawasan wisata di Danau Toba. Proses administrasi menjadi hambatan utama investasi ini.
Proyek kereta gantung di Danau Toba mandek sejak 2019 akibat masalah regulasi dan perizinan. Investor mengeluhkan proses yang lambat, termasuk sertifikasi lahan.