⚑ Diberitakan duluan oleh Liputan6 · liputan: Kompas · Liputan6
Liputan6 menekankan bahwa harga emas dunia menguat 1% pada 3 Juli 2026 seiring dengan data pekerjaan AS yang lemah yang mengurangi kekhawatiran suku bunga. Kompas menyoroti bahwa kenaikan harga emas lebih dari 2% dipicu oleh data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah, memberikan sinyal positif bagi pasar. Sementara itu, liputan6 juga mencatat penurunan harga emas terkait ketegangan antara AS dan Iran. Perbedaan utama terletak pada fokus sumber: Liputan6 lebih pada variasi harga, sedangkan Kompas menekankan dampak data ketenagakerjaan.
Liputan6.com, Jakarta -Harga emas duniakembali melemah pada perdagangan Senin setelah meningkatnya ketegangan antaraAmerika Serikat(AS) danIranmemicu lonjakan harga minyak. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terhadap inflasi sehingga memperkuat ekspektasi pasar bahwa…
Harga emas dunia melemah pada akhir perdagangan Senin (29/6/2026) waktu setempat atau Selasa (30/6/2026) pagi WIB, di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Ketegangan yang memanas di Timur Tengah itu memicu kenaikan harga minyak serta kekhawatiran…
Harga emas dunia melemah dengan penurunan kuartalan paling tajam dalam 13 tahun. Ini disebabkan oleh kekhawatiran inflasi dan kemungkinan kenaikan suku bunga.
Harga emas dunia melonjak lebih dari 2% setelah sentimen positif dari Ketua The Fed. Kenaikan ini didorong oleh data ketenagakerjaan AS yang menunjukkan pelemahan.
Harga emas dunia melonjak lebih dari 2 persen dipicu data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah. Kenaikan ini menunjukkan pergerakan positif di pasar emas.
Harga emas melonjak lebih dari 2% setelah data pekerjaan AS mengecewakan. Hal ini terkait dengan harapan penurunan suku bunga Federal Reserve.
Harga emas dunia menguat 1% pada 3 Juli 2026. Data pekerjaan AS yang lebih lemah mengurangi kekhawatiran tentang suku bunga yang lebih tinggi.