⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas
Kompas menekankan bahwa penekanan baru program Makan Bergizi Gratis adalah pada anak-anak yang memerlukan intervensi pemenuhan gizi. Detik menyoroti penghentian program di 76 sekolah di Pulau Jawa karena dianggap mampu memenuhi kebutuhan gizi sendiri, serta fokus pada pengalihan dana ke kelompok yang lebih membutuhkan. Perbedaan utama terletak pada fokus liputan, di mana Kompas lebih menekankan pada kebutuhan gizi anak-anak, sedangkan Detik menyoroti pengalihan anggaran dan kriteria kemampuan gizi sekolah.
Sebanyak 76 sekolah di Jawa tidak lagi menerima program Makan Bergizi Gratis karena dinilai mampu mandiri. Anggaran akan dialihkan untuk siswa yang lebih membutuhkan.
BGN mencoret 76 sekolah mampu dari daftar penerima program Makan Bergizi Gratis. Anggaran akan dipindahkan ke kelompok yang lebih membutuhkan.
BGN menghentikan program MBG di 76 sekolah di Jawa yang dinilai mampu memenuhi gizi sendiri. Dana yang dihemat akan dialihkan untuk sektor yang lebih membutuhkan.
Badan Gizi Nasional menghentikan program Makan Bergizi Gratis di 76 sekolah di Pulau Jawa. Anggaran akan dialihkan ke kelompok masyarakat yang lebih membutuhkan.
Daftar penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) direvisi oleh Badan Gizi Nasional. Fokus program baru adalah anak-anak yang memerlukan intervensi pemenuhan gizi.