MEMUAT…
⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik
Kasus dugaan pembakaran tiga santri di Lombok Tengah mengungkap perundungan yang terjadi sebelumnya. Keluarga mengharapkan tanggung jawab atas pengobatan korban.
Sahid Al Hudri yang diduga dibakar temannya kini trauma dan ingin kembali ke sekolah. Keluarga berharap pihak berwenang mengusut kejadian ini.
Pimpinan Ponpes Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy diperiksa polisi terkait dugaan pembakaran tiga santri yang mengakibatkan satu meninggal dunia.
Kemenag NTB dan Pemprov NTB menyerahkan kasus pembakaran tiga santri kepada polisi. Korban mendapat perawatan dan dukungan psikologis dari instansi terkait.