⚑ Diberitakan duluan oleh Detik · liputan: Detik · Kompas
Kompas menekankan pentingnya menjaga disiplin defisit APBN dengan tidak mengakomodasi seluruh usulan tambahan anggaran K/L, sementara Detik lebih fokus pada keputusan pemerintah yang mengisyaratkan bahwa tidak semua permintaan dari instansi akan dipenuhi. Perbedaan utama terletak pada fokus Kompas pada konteks fiskal dan kebijakan, sedangkan Detik menyoroti keputusan pemerintah sebagai langkah teknis dalam pengelolaan anggaran.
Menteri Purbaya menanggapi usulan tambahan anggaran Rp 984 triliun untuk 2027 yang tidak dipenuhi sepenuhnya. Keputusan akhir ada di tangan pemerintah.
Menteri Purbaya memastikan pemerintah tidak akan mengakomodasi seluruh usulan tambahan anggaran K/L untuk APBN 2027. Disiplin menjaga defisit APBN tetap menjadi prioritas.