⚑ Diberitakan duluan oleh Kompas · liputan: Detik · Kompas
Kompas menekankan kehadiran Permaisuri Karaton Yogyakarta dalam perayaan pameran seni untuk menghormati Soekarno, serta keterlibatan seniman lokal. Detik menekankan kolaborasi Megawati dan GKR Hemas dalam mempertegas warisan Bung Karno bagi generasi kini. Perbedaan utama terletak pada fokus Kompas yang lebih pada aspek seni dan partisipasi seniman, sedangkan Detik lebih menyoroti hubungan historis dan relevansi pemikiran Soekarno untuk masa kini.
Megawati membuka pameran seni 'Mata Hati Soekarno' di Yogyakarta untuk memperingati 125 tahun kelahiran Soekarno. Pameran tersebut menampilkan karya 47 seniman.
Pameran Mata Hati Soekarno dibuka Megawati Soekarnoputri di Yogyakarta, sebagai penghormatan untuk Presiden pertama RI. Karya 47 perupa dipamerkan dalam peristiwa ini.