⚑ Diberitakan duluan oleh Okezone · liputan: Detik · Kompas · Liputan6 · Okezone
Kompas menekankan dampak mundurnya Nanik S Deyang terhadap program gizi yang menghadapi ketidakpastian, serta menyoroti polemik kasus korupsi. Liputan6 lebih fokus pada terobosan yang dilakukan Nanik selama menjabat dan dampak pergantian kepemimpinan di BGN. Okezone mengedepankan alasan kesehatan sebagai pendorong pengunduran diri Nanik dan keinginan Presiden Prabowo agar Nanik tetap terlibat dalam pengawasan BGN. Perbedaan utama terletak pada perspektif media yang satu lebih menyoroti masalah struktural, yang lain pada inovasi dan alasan pribadi.
Nanik S Deyang mundur sebagai Kepala BGN untuk menjalani pengobatan jantung. Dia pamit kepada Presiden Prabowo sebelum berangkat ke luar negeri.
Nanik S Deyang mundur dari jabatan Kepala BGN untuk menjalani pengobatan jantung. Presiden berpesan agar Nanik tetap mengawasi BGN dari jauh.
Nanik S Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Ia mendapat dukungan dari Presiden Prabowo Subianto.
Nanik S Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala BGN untuk fokus pada pengobatan jantung. Ia diminta tetap mengawasi program Makan Bergizi Gratis.
Nanik S Deyang mundur sebagai Kepala BGN untuk pengobatan jantung. Ia tetap akan terlibat dalam pengawasan program BGN.
Presiden Prabowo Subianto telah menerima pengunduran diri Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) demi kesehatan.
Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN demi kesehatan. Ia akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Presiden Prabowo mendukung keputusan ini.
Nanik S Deyang mengundurkan diri dari Kepala BGN karena kesehatan, tetapi akan tetap terlibat dalam pengawasan. Prabowo berencana membentuk dewan pengawas.
Nanik S Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala BGN setelah 45 hari menjabat karena alasan kesehatan. Pelantikan Nanik dilakukan oleh Presiden Prabowo.
Nanik S Deyang meminta maaf kepada Prabowo Subianto karena mundur dari posisinya di BGN demi kesehatan. Ia akan tetap mengawasi BGN sebagai ketua dewan pengawas.
Prabowo menyetujui pengunduran diri Nanik dari Kepala BGN dengan alasan kesehatan. Nanik tetap diminta mengawasi BGN dan menjadi Ketua Dewan Pengawas yang akan dibentuk.
Nanik S Deyang mundur dari Kepala BGN untuk berobat. Ia menyoroti efek program MBG pada peternak dan pedagang saat program dihentikan.
Nanik S Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala BGN karena sakit dan akan berobat di luar negeri. Namun, Prabowo meminta Nanik tetap mengawasi BGN.
Nanik S Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional demi kesehatan. Ia berencana berobat ke luar negeri dan akan tetap terlibat dalam pengawasan BGN.
Nanik S Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala BGN untuk pengobatan jantung. Ia tetap berkomitmen mendukung program gizi nasional.
Nanik Sudaryati Deyang mundur dari Kepala BGN demi kesehatan tetapi berkomitmen melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis. Ia menolak tuduhan politis terhadap program tersebut.
Nanik Sudaryati Deyang mundur sebagai Kepala BGN untuk berobat jantung ke luar negeri. Pengunduran dirinya menyita perhatian netizen yang mendoakan kesembuhannya.
Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN setelah 45 hari, untuk menjalani pengobatan jantung. Dirgayuza menilai Nanik sosok peduli yang berkontribusi pada program ekonomi rakyat.
Nanik S Deyang mundur dari Kepala BGN karena kesehatan, namun telah melakukan sejumlah reformasi penting. Dia berharap BGN lebih berintegritas dan profesional.
Pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dianggap penting untuk perbaikan program gizi. Komisi IX DPR akan terus mengawasi kinerja BGN.
Nanik S Deyang mengundurkan diri dari Kepala BGN karena pengobatan jantung. Ia tetap diminta mengawasi lembaga dengan dibentuknya dewan pengawas.
Nanik S Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala BGN setelah 45 hari menjabat akibat kesehatan. Dia rencananya tetap terlibat dalam pengawasan BGN.
Puan Maharani berharap pengganti Nanik Deyang sebagai Kepala BGN terbaik. Ia mendorong evaluasi kinerja BGN terkait program gizi.
Badan Gizi Nasional mengalami dua kali pergantian kepala dalam waktu kurang dari dua tahun. Dadan Hindayana dicopot dan Nanik mengundurkan diri karena kesehatan.
Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN untuk menjalani pengobatan jantung. Keputusan ini telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto.
Partai Gerindra menyatakan pengunduran diri Nanik S. Deyang tidak terkait dengan kasus korupsi. Nanik fokus untuk pengobatan seiring dengan tanggung jawab besar di BGN.
Mundurnya Kepala BGN, Nanik Sudaryanti, menimbulkan ketidakpastian di tengah program gizi yang sedang berjalan. Ia mundur untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
Nanik Sudaryati Deyang mundur dari jabatannya sebagai Kepala BGN setelah 45 hari karena alasan kesehatan. Program Makan Bergizi Gratis dihadapkan pada berbagai masalah.
Kepala BGN Nanik S Deyang mengundurkan diri setelah kurang dari dua bulan menjabat. Ini menyusul kasus korupsi yang melibatkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana.
Nanik S Deyang melakukan berbagai terobosan dalam 45 hari menjabat sebagai Kepala BGN. Dia mengganti pejabat dan membentuk tim evaluasi di BGN.