"200 Kali Lamar Kerja, Saya Capek" Curhat Penyandang Tuli Sulitnya Cari Kerja di Jakarta
Galuh, penyandang tuli, merasa kesulitan mencari kerja di Jakarta dengan telah mengirim lebih dari 200 lamaran. Ia mengeluhkan kurangnya perusahaan yang inklusif terhadap penyandang disabilitas.
RINGKASAN ANALISIS MEDIAPULSE
Galuh, penyandang tuli, merasa kesulitan mencari kerja di Jakarta dengan telah mengirim lebih dari 200 lamaran. Ia mengeluhkan kurangnya perusahaan yang inklusif terhadap penyandang disabilitas.
75
SKOR SALIENSI
—
JANGKAUAN
8
BERITA TERKAIT
KUTIPAN
“Saya kayak merasa capek karena kayak saya berusaha tapi belum inklusif terkait perusahaan yang menerima disabilitas bekerja di sana.”
“Pernah (ditolak karena disabilitas). Respons saya pasti merasa kecewa, capek, dan saya nangis ketika itu.”
ENTITAS DISEBUT
KATA KUNCI
#kerja#disabilitas#perusahaan#pelamar#tuli#kesulitan
SUMBER ASLI
MediaPulse hanya menampilkan analisis. Teks lengkap tersedia di penerbit aslinya.